Thursday, October 06, 2016

Electronic Commerce & Bussiness

Assalamualaikum, wr wb. Hai semua! Apa kabar? Alhamdulillah sekarang saya baru ada waktu untuk memposting kembali. kali ini postingan saya mengenai e-commerce dan e-bussiness. cekidottt!!

Electronic Commerce

SEJARAH SINGKAT E-COMMERCE

Pada zaman yang serba modern ini, perkembangan Teknologi Informasi telah berhasil menciptakan infrastruktur informasi baru. Salah satunya adalah Internet yang memiliki beberapa daya tarik dan keunggulan bagi para konsumen maupun organisasi.

Dalam konteks bisnis, internet membawa dampak transformasional yang menciptakan paradigma baru dalam dunia bisnis berupa ‘Digital Marketing’ Pada awal penerapan electroniccommerce yang bermula di awal tahun 1970-an dengan adanya inovasi semacam Electronic fund Transfer (EFT). Saat itu penerapan sistem ini masih sangat terbatas pada perusahaan berskala besar, lembaga keuangan pemerintah dan beberapa perusahaan menengah kebawah yang nekat, kemudian berkembang hingga muncullah yang dinamakan EDI ( Electronic Data Interchange).


Bermula dari transaksi keuangan ke pemprosesan transaksi lainnya yang membuat perusahaan-perusahaan lain ikut serta, mulai dari lembaga-lembaga keuangan hingga ke manufacturing, ritel, jasa dan lainnya. Kemudian terus berkembang aplikasi-aplikasi lain yang memiliki jangkauan dari trading saham sampai ke sistem reservasi perjalanan. Pada waktu itu sistem tersebut dikenal sebagai aplikasi telekomunikasi.

Awal tahun 1990-an komersialisasi di internet mulai berkembang pesat mencapai jutaan pelanggan, maka muncullah istilah baru electronic commerce atau lebih dikenal e-Commerce. Riset center E-Commerce di Texas University menganalisa 2000 perusahaan yang online di internet, sektor yang tumbuh paling cepat adalah e-Commerce, naik sampai 72% dari $99,8 Milyar menjadi $171,5 Milyar. Di tahun 2006 pendapatan di Internet telah mencapai angka triliunan dollar, benar-benar angka yang menakjubkan.

DEFINISI E-COMMERCE

Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission, oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum E-Commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “E-Commerce is a part of e-business”.



Media elektronik yang dibicarakan di dalam tulisan ini untuk sementara hanya difokuskan dalam hal penggunaan media internet. Pasalnya, penggunaan internetlah yang saat ini paling populer digunakan oleh banyak orang, selain merupakan hal yang bisa dikategorikan sebagai hal yang sedang ‘booming’. Perlu digaris bawahi, dengan adanya perkembangan teknologi di masa mendatang, terbuka kemungkinan adanya penggunaan media jaringan lain selain internet dalam e-commerce. Jadi pemikiran kita jangan hanya terpaku pada penggunaan media internet belaka.

Pengetian E-Commerce menurut para ahli :

E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan komputer sebagai perantara transaksi bisnis. (Laudon & Laudon .1998)
E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di  Internet shopping, Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B). (Wahana Komputer Semarang, 2002).


Definisi dari E-Commerce ditinjau dalam 4 perspektif berikut:


Dari perspektif komunikasi
E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
Dari perspektif proses bisnis
E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
Dari perspektif layanan
E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan  (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
Dari perspektif online
E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya. (Kalakota dan Whinston .1997)

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN E-COMMERCE

Kelebihan E-Commerce

Ada tiga aspek kelebihannya, yaitu:
1. Kelebihan bagi organisasi
a.       Dapat memperluas pasar hingga pada taraf global/International.
b.      Mengurangi biaya pembuatan, pendistribusian, pengambilan dan pengelolaan.
c.       Meningkatkan brand perusahaan.
d.      Dapat menyediakan pelayanan kepada pelanggan yang lebih baik.
e.       Mempercepat dan efisiensi proses bisnis.

2. Kelebihan bagi pelanggan
a.       Mampu memberikan pilihan serta kecepatan dalam pengiriman.
b.      Dengan banyaknya pilihan pelanggan dapat membandingkan harga satu dengan lainnya.
c.       Dapat melakukan review komentar terkait produk.
d.      Dapat memberikan informasi lebih cepat.
e.       Dapat memberikan layanan tanpa ada batasan waktu 1 x 24 jam.

3. Kelebihan bagi masyarakat
a.       Tidak perlunya perjalanan dalam kegiatan jual beli.
b.      Dapat mengurangi biaya produk, sehingga harga seharusnya dapat lebih terjangkau.
c.       Dapat membantu pemerintah dalam pemberian pelayanan publik.

Kekurangan E-Commerce

Sementara kekurangannya dalam dua aspek, yakni:
1. Kekurangan dari segi teknis
a.  Jika emplementasi buruk maka dapat terjadi kelemahan keamanan, keandalan dan standar sistem yang ada.
b.      Perubahan/perkembangan industri perangkat lunak sangatlah cepat.
c.       Jika terjadi kendala pada bandwidth, maka dapat terjadi kegagalan TI.
d.      Kesulitan dalam integrasi sistem.
e.       Terjadi masalah pada kompatibilitas sistem.

2. Kekurangan dari segi non-teknis
a.       Mahalnya biaya pembuatan/pembangunan sebuah sistem E-Commerce.
b.      Tingkat kepercayaan pelanggan yang kurang terhadap situs E-Commerce.
c.       Sulitnya untuk memastikan keamana dan privasi dalam setiap transaksi secara online.
d.      Kurangnya perasaan dalam kegiatan jual beli.
e.       Aplikasi ini terus berkembang dengan sangat cepat.

f.       Masih belum murah dan amannya akses Internet pada suatu negara tertentu.

Electronic Bussiness

Definisi E-Business


E-business (Inggris: "Electronic Business", atau "E-business") dapat diartikan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-bisnis memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-bisnis juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.


E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya.

Jenis E-Business berdasarkan pelaku dan kategori aktivitas

Berikut merupakan jenis-jenis dari E-Business, yaitu:
1. Business-to-Business (B2B). Semua partisipan di dalam B2B e-commerceadalah pebisnis atau organisasi lain. Sebagai contoh beberapa aplikasiMark&Spencer’s terdiri B2B dengan supplier. Saat ini, 85% dari volume EC adalah B2B (Cunningham 2001).


2. Business-to-consumer (B2C). Meliputi transaksi eceran (Retail transaction) dari suatu produk dan jasa dari pebisnis ke pembeli individu. Tipe pembeli seperti di Mark&Spencer online atau pada Amazon.com adalah customer atau consumer. EC tipe ini disebut juga e-tailing.


3. Business-to-business-to-Consumer (B2B2C). Tipe bisnis ini menyediakan produk dan jasa untuk klien bisnis. Klien bisnis memelihara pelanggannya, yang dapat sebagai karyawannya, untuk mana produk dan jasanya disediakan tanpa menambahkan nilai tambah lainnya. Satu contoh adalah satu perusahaan yang membayar AOL (American Online) untuk menyediakan karyawannya akses internet.


4. Consumer-to-business (C2B). meliputi individu yang menggunakan internet untuk menjual produk dan jasa kepada organisasi, seperti layaknya seorang individu mencari penjual untuk untuk menawarkan produk atau jasanya seperti yang mereka inginkan. Priceline.com dikenal sebagai C2B organizer untuk beberapa transaksi.


5. Consumer-to-consumer (C2C). Dalam kategori ini, konsumen yang satu akan menjual langsung kepada konsumen yang lain. Sebagai contoh seorang individu menjual mobil, rumah (property), dan seterusnya dalam klasifikasi online. Penawaran jasa individu melalui internet dan menjual pengetahuan dan keahlian secara online adalah contoh dari C2C. Sebagai tambahan, banyak situs pelelangan mengijinkan kepada perorangan/individu untuk menempatkan item-item mereka untuk di lelang.


6. Mobile commerce (m-commerce). Transaksi EC yang dilakukan secara penuh atau sebagian di dalam lingkunagn nirkabel (Wireless). Sebagai contoh, beberapa orang yang diperlengkapi dengan cell phones, orang dapat melakukan order buku dari amazon.com atau hal-hal yang berhubungan dengan perbankan. Banyak aplikasi m-commerce terdiri dari perangkat bergerak berbasis internet (Internet-enabled mobile devices).


7. Intrabsuiness EC. Mencakup semua aktivitas internal organisasi yang meliputi pertukaran barang, jasa, atau informasi diantara beberapa unit dan individu di bisnis tersebut.


8. Business-to-employees (B2E). Adalah bagian dari Intrabisnis, dimana suatu organisasi mengirimkan jasa, informasi, atau produk kepada karyawan individu, seperti yang dilakukan oleh Maybelline.


9. Collaborative commerce. Ketika individu atau kelompok melakukankolaborasi, mereka akan tumbuh kedalam collaborative commerce. Sebagai contoh, rekan bisnis di dalam suatu lokasi yang berbeda dapat mendesign produk mereka secara bersamaan, menggunanakan screen sharing, atau mereka secara bersama-sama memperkirakan jumlah permintaan dari suatu produk, seperti yang dilakukan oleh Mark&Spencer dan suppliernya.


10. Nonbusiness EC. Pertumbuhan jumlah dari institus non-profit seperti institusi akademik, organisasi non-profit, organisasi kerohanian, organisasi social, dan agen-agen pemerintah yang menggunakan EC telah menurunkan pengeluaran mereka atau untuk meningkatkan proses operasi dan layanan kepada pelanggan.


11. E-Learning. Training atau edukasi yang disajikan secara online. E-Learning digunakan secara mendalam di dalam suatu perusahaan untuk pelatihan karyawannya (disebut e-training). E-Learning juga disebut sebagai universitas maya.


12. Exchange-to-exchange (E2E). Merupakan Pasar Publik Electronik (Public Electronic Market) diantara pembeli dan penjual.


13. E-Government. Di dalam e-Government EC, entitas di dalam pemerintahan membeli atau menyediakan barang-barang, jasa, atau informasi kepada pelaku bisnis (G2B) atau kepada warganya (G2C)


Manfaat E-Business


Manfaat yang didapat atau manfaat dari e business itu sebagai berikut :
a. Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global, sehingga
perusahaan bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih pemasok terbaik, dan menjalin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok.

b. Menekan biaya menyusun, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan mengakses informasi berbasis kertas (paperbased information).

c. Memungkinkan perusahaan untuk menerapkan mass customization terhadap produk dan jasanya.

d. Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk/jasa.

e. Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis.

f. Menekan biaya telekomunikasi.

g.  Manfaat-manfaat lainnya, seperti citra yang lebih baik, layanan pelanggan yang lebih bagus, proses yang lebih sederhana, mitra bisnis yang baru, waktu siklus dan pengiriman yang lebih singkat, akses terhadap informasi yang lebih luas, biaya transportasi yang lebih murah, dan fleksibilitas yang lebih tinggi.

h.  Fenomena jejaring (internetworking) memaksa perusahaan untuk bekerja sama dengan berbagai mitra bisnis untuk dapat menawarkan produk atau jasa secara kompetitif, sehingga kontrol kualitas, harga, dan kecepatan penciptaan sebuah roduk atau jasa kerap sangat ditentukan oleh faktorfaktor luar yang tidak berada di dalam kontrol perusahaan.

i.   Pembeli atau customer dapat dengan mudah melihat barang yang di produksi perusahaan tersebut melalui internet, sehingga tidak repot harus ke tempat hanya untuk melihat barang.

Perbedaan E-Commerce dan E-Business



Secara teknis, e-commerce hanya merupakan bagian dari e-business karena, menurut definisi, e-business adalah semua transaksi bisnis online, termasuk penjualan secara langsung kepada konsumen (e-commerce), transaksi dengan produsen dan pemasok, dan interaksi dengan mitra bisnis. Pertukaran informasi via database terpusat juga dilakukan dalam e-commerce. Fungsi-fungsi bisnis hanya terbatas pada sumber daya teknologi.

E-commerce pada prinsipnya melibatkan pertukaran uang dalam transaksi. E-business, karena lebih luas, tidak terbatas pada transaksi yang bersifat keuangan (monetary). Semua aspek dalam bisnis, seperti pemasaran, perancangan produk, manajemen pemasokan, dsb., tercakup


E-business lebih mengenai pembuatan produk besar, ide kreatif dan pemberian layanan yang bermutu, perencanaan pemasaran produk dan pelaksanaannya. Jadi, tentu saja, e-commerce merupakan bagian takterpisahkan dari proses e-business, namun dalam kerangka terbatas, e-commerce merupakan kegiatan menjual dan membeli.

Sumber & Referensi:
e-book

Non e-book

Tuesday, April 19, 2016

Kupas Tuntas Game : COUNTER-STRIKE 1.6


Siapa yang tak kenal game ini? game yang biasa di sebut "CS" ini sangatlah populer dikalangan para gamers. karena game inilah awal mulanya game bergenre FPS ramai dimainkan. Counter-Strike diluncurkan pada tahun 2000 oleh salah satu development game terbesar yaitu VALVE. game ini dibuat oleh Minh "Gooseman" Le dan Jess "Cliffe" Cliffe.

Seiring berjalanya zaman, game ini juga ikut menyesuaikan tampilannya. dimulai dari Counter-Strike 1.5, Counter-Strike 1.6, Counter-Strike:Condition Zero hingga yang terbaru adalah Counter-Strike: Global Offensive. pada tulisan kali ini, saya hanya akan membahas Counter-Strike 1.6 karena versi inilah yang sangat laku atau sangat ramai dimainkan oleh orang di seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia. termasuk saya loh.



Saya sendiri pertama kali mengenal game ini dengan versi 1.5 pada kelas 4 SD. yap 4 SD saya sudah suka dengan game ini. berawal dari main di warnet, hingga menjadi hobby dan menjadi salah satu game favorite dalam hidup saya sampai sekarang ini. mari kita bahas game ini dari berbagai aspek.

GamePlay


Hampir sama seperti game-game FPS (First Player Shoting) lainnya, Counter Strike 1.6 terdiri dari dua tim yaitu Counter-Terorist atau biasa disebut dengan CT yang akan melawan tim Terorist dalam serangkaian ronde. mereka akan saling bersaing dengan menyelekasaikan misi-misi atau dengan saling membunuh antara dua tim tersebut.



Game Counter Strike ini awalnya dibuat tidak untuk online. dengan kata lain user hanya akan bermain bersama komputer dengan Artificial Inteligence yang ada pada game. Namun seiring berjalannya zaman, banyak orang-orang yang memulai membuat server untuk bermain counter-strike bersama-sama agar bisa melawan orang atau bersama-sama melawan orang yang lainnya. hingga saat ini sudah beribu-ribut server yang menyediakan tempat untuk bermain bersama antara sesama pemain counter-strike di seluruh dunia.



Radar Game

Radar pada game Counter Strike ini memang sangat membingungkan untuk para pemain pemula. karena hanya berbentuk lingkaran hijau di pojok kiri atas. dimana hijau muda menunjukan arah pemain melihat, Titik adalah posisi teman berada, sedangkan seperti T terbalik adalah posisi teman berada namun berbeda ketinggian.

Interface Game

untuk tampilan game ini adalah mengadaptasi FPS atau First Player Shoot yang artinya pandangan pemain akan menjadi orang pertama dalam game ini. sehingga seolah-olah pemain melakukan tembak-tembakan di dunia nyata. untuk elemen-elemen yang ada pada game ini antara lain:
  1. Radar. berfungsi untuk menunjukan lokasi teman di dalam map.
  2. Petunjuk Equipment. jika anda tim Teroris maka akan terdapat gambar Bomb atau c4. sedangkan jika anda tim Counter Terorist, akan terdapat gambar gunting yang berguna untuk menjinakkan bom yang telah terpasang.
  3. Indikator Darah pemain
  4. Indikator Armor atau baju pelindung pemain
  5. Indikator waktu dalam 1 ronde
  6. Indikator Peluru pada senjata yang sedang digunakan
  7. Indikator Uang selama permainan berlangsung

gambar diatas adalah pada menu pembelian atau pada saat pemain berbelanja pada awal game. pada menu ini, game juga menyediakan pemain untuk melakukan pembelian secara cepat, auto buy atau pembelian secara random berdasarkan duit yang ada, dan juga melakukan pembelian sama seperti pembelian pada ronde sebelumnya. biasa disebut "Re-Buy"

Scenario Game

Counter Strike sudah terkenal di seluruh dunia megenai game FPS yang kompetisi dalam gamenya adalah paling tinggi. terdapat 3 mode permainan dalam game Counter Strike ini. masing-masing mode tersebut terdapat team, peraturan, misi dan juga tempat pertempuran (maps) yang berbeda-beda. walaupun inti dari ketiga mode ini adalah tim Counter Terorist harus berhasil menangani tim Terorist. ketiga mode tersebut adalah

Assasination
Assasination adalah sebuah mode game dimana memiliki kondisi menang jika:
Counter-Terorist:
Berhasil menghantarkan VIP ke tempat aman.
Membunuh semua Terorist

Terorist:
Membunuh VIP
Menahan selama mungkin VIP untuk ke tempat aman hingga waktu berakhir.

Map Mode Assasination biasanya di tandai dengan AS pada awal nama mapnya. contohnya as_oilrig.

Hostage Rescue
Hostage Rescue atau biasa disebut Hostage Scenario adalah sebuah mode game dimana memiliki kondisi menang jika:
Counter-Terorist:
Berhasil menyelamatkan setidaknya setengah dari jumlah sandera yang ada, dengan syarat tidak ada sandera yang tersisa.
Membunuh semua Terorist.

Terorist:
Menahan selama mungkin CT untuk ke menyelamatkan sandera hingga waktu berakhir.
Membunuh semua Counter-Terorist.

Map Mode Hostage Rescue biasanya di tandai dengan CS pada awal nama mapnya. contohnya cs_assault.


Bomb Defusal

Bomb Defusal Scenario adalah sebuah mode game dimana memiliki kondisi menang jika:
Counter-Terorist:
Mempertahankan waktu selama 1 menit 45 detik untuk tidak membiarkan terorist memasang bomb.
Menjinakkan bomb yang sudah terpasang.
Membunuh semua Terorist sebelum mereka memasang bomb

Terorist:
Memasang bomb di tempat yang sudah di tentukan dan membiarkannya meledak. lama waktu dari pemasangan hingga meledak adalah 45 detik.
Membunuh semua Counter-Terorist.

Map Mode Bomb Defusal biasanya di tandai dengan DE pada awal nama mapnya. contohnya de_dust2.

Karakter Game

game ini menampilkan tim Counter-Terorist atau biasa disebut dengan CT yang akan melawan tim Terorist dalam serangkaian ronde. Tampilan orang atau avatar yang akan di mainkan mempunyai 4 pilihan untuk masing-masing tim. pemain dapat memilih model avatar untuk dijadikan sebagai third-person model dari pemain tersebut atau dengan kata lain karakter apa yang akan orang lain lihat ketika di dalam permainan. karakter-karakter tersebut yaitu 

Untuk Counter Terorist terdapat pilihan
SAS

adalah British Special Air Service yang dibentuk pada awal Perang dunia kedua. dibuat oleh David Striling. melambangkan kecerdasan dalam strategi dibelakang garis musuh. sabotasi dan penyusupan adalah keahlian karakter ini.
GSG9

adalah polisi Jerman yang dibuat oleh Ulrich Wegener setelah tragedi Munich pada tahun 1972. sudah beberapa kali berganti nama. yang terakhir dinamakan Federal Police pada tahun 2005. sampai sekarang menjadi unit dengan senjata paling lengkap di negara Jerman.



GIGN

singakatan dari National Gendarmerie Intervention Group. berasal dari Prancis. dibuat oleh Lieutenant Christian Prouteau. tepat 6 bulan setelah tragedi Munich. keberhasilan yang terkenal adalah pada saat mengagalkan pembajakan pesawat air france flight 8689 pada tahun 1994.


URBAN

bernama lain team SEAL. yang ditemukan pada 1980 oleh lieutenant commander Richard Marcinko. yang dibentuk untuk melindungi warga Amerika dari pada Terorisme.







Sedangkan pada tim Teroris terdapat pilihan:

Artic

adalah teroris asal Swedia yang di temukan pada tahun 1977. aksi yang terkenal dari teroris ini adalah pada saat pemboman kedutaan besar Canada pada tahun 1990








Terror

adalah kelompok yang mudah membunuh siapapun yang menghalangi jalannya. ini adalah salah satu kelompok yang paling di takuti di eropa timur. banyak ditemukan ketika tepat setelah pecahnya USSR


Guerilla.

adalah teroris timur tengah yang mempunyai reputasi sangat buruk. mereka sangat benci dengan kehidupan orang Amerika. tragedi yang paling dasyat adalah pada saat mereka meledakan bus sekolah yang berisikan para pemain band Rock pada tahun 1982
Leet

termasuk kedalam teroris dari timur tengah juga yang terbentuk akibat dominasi dari pada kaum pemuja setan.






MAPS


Selanjutnya, kita akan membahas map-map atau tempat permainan dilakukan. ada banyak map atau tempat permainan pada counter strike 1.6 ini. total ada 25 tempat pertempuran. yaitu:

Assasination:

Salah satu mapnya bernama as_oilrig. dimana VIP harus menuju zona aman yang berada di helipad yang telah di tunggu oleh helicopter yang siap mengudara.








Hostage Rescue

Untuk mode Hostage Rescue, map-mapnya antara lain adalah:
747
Assault
BackAlley
Estate
Havana
Italy
Militia
Office
Siege


Bomb Defusal

Sedangkan untuk mode Bomb Defusal, map-map yang ada pada game Counter-Strike 1.6 antara lain:
Airstrip
Aztec
Cobble
Chateau
Dust
Dust2
Inferno
Nuke
Piranesi
Prodigy
Storm
Survivor
Torn
Train
Vertigo

cukup banyak bukan? namun dari banyaknya map yang ada, hanya ada 5 map yang paling sering di pakai oleh server-server yang ada di Indonesia ataupun di dunia. Sehingga map-map inilah di pakai dalam keujaraan internasional. map tersebut yaitu:

Dust2
Inferno
Nuke
Train
Aztec

Senjata

Dalam Counter Strike, banyak sekali senjata yang di sediakan. terbagi menjadi kategori-kategori antara lain:

Melee

Knife








Pistols

9x19mm Sidearm
KM.45 Tactical
228 Compact
Night Hawk 50c
ES Five-seven
40 Dual Elites




Shotguns

Leone 12 Gauge Super
Leone YG1265 Auto Shotgun







Submachine Guns

Schmidt Machine Pistol
Ingram Mac-10
KM Sub-Machine Gun
KM UMP45
ES C90







Machine Guns

M249












Rifles

IDF Defender
Clarion 5.56
CV-47
Maverick M4A1 Carbine
Schmidt Scout
Krieg 552
Bullpip
D3/AU-1
Krieg 550 Commando
Magnum Snipper Rifle (AWP)


Cukup banyak bukan? dari pistol hingga senapan sniper yang besar dan juga bahkan hingga sebuah tameng dapat digunakan di dalam game ini. namun dari semua senjata yang ada, saya akan membahas senjata-senjata yang sering digunakan oleh semua orang. yaitu:

AK/CV-47

MAVERICK M4A1 CARBINE

MAGNUM SNIPPER (AWP)

NIGHT HAWK 50C (DEAGLE)

CLARION 5.56 (FAMAS)


Equipment


Berbeda dengan senjata, ada 9 barang yang dapat dibeli di dalam permainan. 3 diantaranya adalah granat. jika peluru, radio dan senter termasuk, maka total dari equipment ini menjadi 12 barang. yaitu:

Grenades

HE Grenade
FlashBang Grenade
Smoke Grenade







Miscellaneous

C4
Defusal Kit
Kevlar+Helmet
Nightvision Googles
Tactical Shield






Program Ilegal (Cheat)

  • Wallhacks, kode curang (cheat) ini memungkinkan CT atau Teroris dalam permainan dapat melihat objek dibalik tembok.

  • Speedhacks, kode curang (cheat) ini memungkinkan CT atau Teroris dalam permainan mempunyai kecepatan yang meningkat

  • No recoil, kode curang (cheat) ini memungkinkan CT atau Teroris dalam permainan menembakan senjata tanpa adanya efek recoil

  • Aimbots, kode curang (cheat) ini memungkinkan CT atau Teroris dalam permainan dapat langsung membidik lawan secara otomatis

  • ESP, kode ini memungkinkan CT atau Teroris dalam permainan dapat melihat health, nama dan jarak dari musuh melalui pesan teks yang muncul.

  • Barrel hack, menampilkan arah pandang dari musuh

  • Anti-flash and anti-smoke, menghilangkan efek dari flashbang dan granat asap.

  • Grenade Dodger, memungkinkan pemain dapat mendekati atau menjauhi posisi granat (tergantung pengaturan)



Kompetisi Nasional dan International


Game Counter Strike adalah game yang paling sering digunakan sebagai ajang Turnamen. termasuk di Indonesia. terlebihnya di daerah Jabodetabek. hampir tiap bulan ada saja warnet yang mengadakan perlombaan. banyak juga player-playe yang membentuk tim yang terdiri dari 5 orang untuk mengikut turnamen ini yang nantinya akan melawan tim lain dalam mode Bomb Diffusal.


dalam mode Bomb Diffusal ini, yang seperti saya jelaskan diatas, map yang digunakan hanyalah map-map tertentu. yaitu dust2, train, inferno, nuke dan aztec. selain itu senjata juga di batasi. ada beberapa senjata yang dilarang demi menciptakan rasa sportifitas antar tim.


saya sendiri termasuk orang yang suka mengikuti turnamen-turnamen yang ada. mulai dari turnamen berskala lokal, hingga berskala nasional dan international. walaupun jarang juara, tapi saya mendapatkan pengalaman yang berharga selama mengikutinya. selain itu bisa mendapatkan teman, partner dan keluarga baru dari sini. yap. dari game, bisa menghasilkan pertemanan yang begitu erat. dari yang tidak saling mengenal, sampai seperti keluarga. dari yang di jogja, hingga di lampung, saya mempunyai teman baik yang cukup banyak dari game Counter-Strike ini.


Foto diatas adalah bukti pada saat saya dan tim saya (WICKED GAMING) mengikut turnamen World Cyber Games 2011 ini dan lolos National Final. sayang langkah kami harus terhenti di babak penyisihan 16 besar.


Sumber & Referensi

  • Pengalaman Pribadi
  • wikipedia.org/wiki/Counter-Strike
  • counterstrike.wikia.com/wiki/Counter-Strike
  • Google Image